Rabu, 13 Oktober 2010

ijinkan aku..!!!

wahai engkau yang menjadi matahari di setiap hentakan nafasku.,
izinkan aku memaknai setiap detik bersamamu tanpa sisa.,
sungguh.,
syahdunya hati ini tak bisa disepadankan dengan birunya langit yang menganyomi mata lelah.,
terlalu dalam bahagia ini mengisi kekosongan hati.,
menghias mimpi dengan ilusi.,
mendendang tembang bersimbah lautan kasih.,
melukis pelangi dengan elok pesonamu.,
izinkan aku untuk sekali lagi menjadi titian jembatan di sisimu.,
izinkan aku sekali lagi mencintaimu.,hanya mencintaimu.,

Kamis, 07 Oktober 2010

rumah pohon the memories..'

Untuk bapak ibu guru di rumah pohon..
Terima kasih sepenuh langit…
Terima kasih untuk telah merelakan waktu disela-sela hari-hari yang rapat
Terima kasih untuk tiap sendok energi yang kau suapkan pada mulut kami yang kering
Terima kasih untuk tiap mili larutan energi yang kau suntikan pada tubuh kami yang kemarau
Terima kasih untuk telah berbagi tentang apa yang kau punya dan lebih dari apapun…
Terima kasih sepenuh langit..
Untuk telah mengejari kami tentang bagaimana menjadi orang yang bisa digugu dan ditiru
Semoga tiap bait terakhir doamu ditutup seribu amin oleh para malaikat

Untuk peri-peri kecil di rumah pohon..
Terima kasih untuk telah menjadi teman kami
Kami belajar banyak hal dari mata bening kalian

Dan…
Untuk seluruh jejari dan tangan-tangan hangat di rumah pohon
Matur nuwun sa lubering langit.

“senja tembaga di kota tua, akan menjadi puisi yang tak pernah mati”

@@@@@teruntuk oktafina dewi yg banyak memberi petuah padaku...ayo mbo dhe,kapan pit-pitan??

ibu...!!

untuk ibu..
yang selalu menangis
ketika aku pergi
untuk ibu..
yang selalu diam ketika tawa dan candamu
ku ganti dengan riak luka
untuk ibu..
yang sll menjadi malaikaT hati kala luka menyayaT
untuk ibu..
yang selalu mejadi ibu terbaik bagi kami

Ibu… Kini aku tahu..!!!
" Kesabaranmu, Ketabahanmu, Kecintaanmu ............................. "

matur nuwun sa lubering langiT